Wednesday, 12 March 2014

Cara Paling Cepat Meningkatkan Traffic, Visitor, dan Rangking Blog Dengan Traffic Exchange

Web Traffic Exchange
HitLeap adalah situs Exchange yang ampuh untuk meningkatkan Traffic blog,website,atau bisa juga mempromosikan link referral kalian dalam bisnis online, bahkan kalian bisa mendapatkan dollar dari HitLeap ini.

HitLeap menggunakan sistem menit sebagai menit untuk menghitung traffic-nya.
Jika kita mendaftar di hitLeap, kita akan menjadi member reguler. Member reguler dapat memasukan 3 Alamat website yang dapat digunakan pada traffic exchange.

Setelah kalian mendaftar, kalian akan mendapatkan Ratio 50%. Jika kalian ingin memaksimalkan traffic exchange, kalian gunakan Browser Mozilla Firefox dan unduh Add-On untuk Mozilla firefoxnya yang sudah tersedia di Web HitLeap tersebut.

Keterangan : 
  1. Jika sobat menginstall Hitleap Viewer, kalian akan mendapatkan Ratio 20%
  2. Jika sobat meng-Upgrade Hitleap, kalian akan mendapatkan Ratio 30%

    Berikut ini adalah Cara Mendapatkan Traffic-nya :
    1. Kunjungi http://hitleap.com
    2. Isi E-mailUsername, dan Password lalu klik Sign Up
    3. Masuk ke E-mail sobat, lalu klik tulisan Click Here pada E-mail yang dikirim HitLeap
    4. Maka akan muncul tulisan berikut :
    5. Silahkan Log In
    6. Klik menu My Websites
    7. Klik tulisan Submit Website into the Traffic Exchange
    8. Isi form yang tersedia, lalu klik Submit for review
    9. Klik menu Traffic Exchange
    10. Klik tulisan Start Traffic Exchange
    11. Tiap menit yang anda gunakan untuk browsing di situs ini, akan menambah All-Time Minutes Earned yang nantinya akan ditukar dengan kunjungan ke situs anda

    nb : Blog kita akan ditampilkan sesuai dengan jumlah waktu yang kita dapatkan pada saat menjalankan autosurf.


    Silahkan sobat men-download software Hitleap Viewer. Hitleap Viewer adalah software pendukung Hitleap yang berfungsi untuk memudahkan kita menggunakan hitleap.


                                                             DOWLOAD HITLEAP VIEWER

    Sekian dulu tips yang saya bagikan untuk meningkatkan traffic blog anda, dapatkan juga tips - tips aneh lainnya yang tentunya sangat efektif untuk meningkatkan Traffic Blog anda hanya DISINI.


    Read more: http://daftargoogleadsenenseindonesia.blogspot.com/


    please Coment,and like in fb and tweet

    Tuesday, 11 March 2014

    9 Langkah Untuk Membuat Konten Anda Disukai Pembaca dan Google

    Teman-teman blogger pasti sering mencari informasi tentang “bagaimana cara membuat konten yang disukai oleh pembaca dan rangkingnya baik di mesin pencari”. Itu kembali lagi ke tujuan kita membangun sebuah blog, apakah hanya sekedar tempat curhat, tempat berpuisi, atau dijadikan sebagai lahan bisnis di internet. Kalau Anda membangun blog untuk bisnis, maka sebaiknya perhatikan beberapa langkah yang akan saya bahas di artikel ini.
    Dari pengalaman saya selama beberapa tahun membangun blog untuk bisnis online, membangun konten dengan tujuan SEO saja pada akhirnya tidak akan bertahan lama di mesin pencari. Dulu, Saya selalu mengikuti trik-trik khusus dalam membuat artikel, triks ini diajarkan oleh banyak internet marketer. Faktanya, trik-trik khusus ini ternyata tidak memberikan manfaat untuk blog saya, karena cenderung hanya menyasar pada tujuan SEO yang membuat pembaca blog saya bosan.
    Anda pasti pernah juga melakukannya, misalnya memaksakan keyword density (kepadatan kata kunci) dalam artikel, memaksakan H1 – H2 – H3 harus selalu ada kata kunci yang dibidik, dan lain-lain. Saya pernah melakukan hal-hal seperti itu, dan tidak ada manfaatnya untuk jangka panjang bagi blog saya karena artikel seperti itu ternyata tidak disukai pembaca.
    Saya sadur dari entrepreneur.com, berikut ini adalah 9 langkah untuk membuat konten blog Anda disukai oleh pembaca dan Google:
    1. Menulis Untuk Pembaca dan Optimasi Untuk Robot Search Engine
    Pembaca blog Anda pastinya tidak ingin membaca artikel yang dibuat untuk tujuan SEO, mereka ingin membaca informasi menarik dari blog Anda. Bahkan mesin pencari lebih mengutamakan konten yang alami dibandikan dengan konten-konten yang dibuat untuk tujuan SEO semata.
    Walaupun Anda menulis dengan cara alami tentunya artikel tersebut tetap bisa dioptimasi untuk robot mesin pencari. Tetap fokus membuat artikel yang menjadi ‘darah dan daging’ blog Anda, dan berikan bantuan pada robot mesin pencari agar menemukan konten Anda tersebut.
    2. Lupakan Tentang Kepadatan Kata Kunci (Keywords Density)
    Salah satu mitos SEO yang seringkali kita perhatikan dalam membuat sebuah konten artikel adalah kepadatan kata kunci (keywords density). Beberapa orang mengatakan keywords density yang baik adalah 3% – 5% dari total kata dalam artikel, beberapa orang lainnya mengatakan keywords density sebaiknya berkisar antara 1% – 3% saja dari total kata dalam artikel. Faktanya, Google tidak pernah menyebutkan tentang keywords density.
    Tentunya kita perlu memasukkan kata kunci di dalam konten, atau menambahkan kata kunci yang relevan dengan artikel yang kita buat. Namun kita harus menggunakannya secara sewajarnya, biarkan konten Anda mengalir secara alami. Memaksakan keywords di tempat yang tidak semestinya lebih sering merusak kualitas konten Anda, tidak akan membuatnya lebih baik di mesin pencari.
    3. Gunakan Kata Kunci Yang Relevan dan Sinonimnya
    Anda pasti pernah mendengar tentang Latent Semantic Indexing (LSI). Mesin pencari selalu menghubungkan sebuah kata kunci dengan kata kunci lainnya yang masih terkait. Karena itu, variasikan kata kunci di dalam konten Anda. Dengan menggunakan variasi kata kunci, konten Anda akan semakin relevan dengan topik yang Anda bahas tanpa harus memasukkan kata kunci yang sama berkali-kali.
    4. Buatlah Artikel Berkualitas Dengan Pembahasan Topik Yang Mendalam
    Semua orang suka bicara to-the-point, langsung pada inti sari. Namun, jika kita membuat sebuah konten yang menjelaskan secara mendalam tentang sebuah topik, tentunya ini akan semakin baik. Saya pribadi tidak terlalu memperhatikan jumlah kata dalam setiap artikel yang saya buat, tapi biasanya artikel yang panjang dan mendalam biasanya lebih baik posisinya di SERP Google dibandingkan dengan artikel yang singkat dan dangkal.
    Bukan berarti setiap artikel dengan jumlah kata yang banyak akan selalu menang di SERP mesin pencari. Ini hanya sebagai gambaran bahwa kualitas sebuah konten itu sangat penting jika ingin mendapatkan ranking yang baik di Google. Jangan pula memaksakan diri membuat artikel panjang dengan bertele-tele, buatlah artikel tersebut sesuai dengan fakta dan sesuai dengan pengetahuan Anda.
    5. Gunakan Long Tail Keywords Pada Judul Konten
    Judul yang panjang biasanya lebih menguntungkan di mesin pencari dibandingkan dengan konten dengan judul yang terlalu singkat. Memang, judul dengan kata kunci yang panjang biasanya pencarinya lebih sedikit dibandingkan dengan judul dengan kata kunci yang singkat. Namun pada kenyataannya, konten dengan judul yang panjang biasanya lebih baik posisinya di mesin pencari dibandingkan dengan konten yang judulnya singkat. Selain itu, konten dengan judul yang panjang dan deskriptif biasanya konversinya lebih bagus.
    6. Respon Audiens Anda Dengan Baik
    Jika blog Anda punya audiens/ pembaca setia, maka Anda harus siap memberikan respon dan menjawab komentar atau pertanyaan-pertanyaan mereka. Berikan jawaban yang mereka butuhkan, tentunya Anda hanya akan menjawab komentar atau pertanyaan yang sesuai dengan topik Anda. Kalau kita melihat darisisi SEO, keterlibatan pembaca di dalam sebuah blog adalah sebuah keuntungan.
    7. Berikan Kemudahan Bagi Pembaca Anda Untuk Menyebarkan Konten Anda
    Menyebarkan link konten Anda di media sosial akan memberikan trafik langsung dan dampak SEO yang baik bagi keseluruhan blog Anda. Semakin banyak orang yang menyebarkan konten Anda, hasilnya akan semakin baik. Karena itu, sediakan tombol media sosial di blog Anda agar memudahkan pembaca Anda untuk menyebarkan artikel yang mereka sukai di blog Anda.
    8. Gunakan Google+
    Google+ akan semakin besar peranannya di dalam SEO. Selain itu, dengan menggunakan Google+ Anda akan mendapatkan Author Rank dan terhubung dengan pengguna Google+ lainnya. Author rank adalah salah satu faktor dalam SEO, dan menurut saya peranannya akan semakin besar untuk SEO di masa-masa yang akan datang. Jadi, sebaiknya Anda gunakan Google+ dari sekarang, dan hubungkan blog Anda dengan akun Google+ Anda.
    9. Gunakan Judul dan Deskripsi
    Title tags Anda adalah hal pertama yang akan diperhatikan oleh Google ketika robot mereka ‘membaca’ blog Anda. Tentunya akan lebih baik lagi bila judul konten dilengkapi dengan deskripsi dari konten Anda, karena pengguna mesin pencari akan melihat judul dan deskripsi konten Anda di SERP Google. Gunakan judul dan deskripsi yang deskriptif dan mengajak audiens untuk membuka situs Anda.
    jangan lupa like Social Media,G+,koment juga ya

    Cara Daftar Google Adsense Indonesia Yang Mudah Dan Cepat Diterima

    Google Adsense adalah salah satu program PPC (Pay Per Click) yang paling banyak digemari oleh publisher Indonesia untuk memonetize situs mereka. Sejak Google Adsense mendukung website berbahasa Indonesia tahun 2012 yang lalu, banyak sekali blogger Indonesia yang mendaftarkan blog mereka di Google Adsense. Sayangnya, untuk menjadi member dan mendapatkan penghasilan dari Google Adsense itu bukan hal yang mudah. Bahkan ada yang kesulitan tentang cara daftar Google Adsense, padahal sebenarnya cara mendaftar di program PPC Google ini tidak sulit juga sih.
    Banyak blogger yang sudah mendaftar, namun tidak semua diterima menjadi publisher di Google Adsense. Ini karena  website atau blog yang didaftarkan tidak memenuhi kriteria yang diharapkan oleh Google. Pihak Google Adsense menginginkan website/ blog yang menjadi publisher mereka adalah situs-situs yang berkualitas dan memenuhi aturan (TOS) mereka.
    Kalau dulu, cara daftar Google Adsense itu sangat mudah. Tapi seiring pertumbuhan dan perkembangan internet, Google Adsense sudah melakukan banyak perubahan pada layanan mereka dan disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Membuat sebuah blog ala kadarnya dan diisi dengan konten yang sangat “dangkal”, lalu mendaftarkannya di Google Adsense adalah sebuah tindakan yang sia-sia karena pasti tidak akan diterima.
    Lalu bagaimana cara mendaftar Google Adsense agar cepat diterima? Keunikan, nilai jual, dan originalitas sebuah website adalah syarat yang sangat penting agar diterima oleh Google Adsense. PPC ini adalah program periklanan yang sama halnya dengan program periklanan lainnya. Mereka tentunya menginginkan website yang menayangkan iklan mereka bisa memberikan promosi atau pemasaran yang baik bagi para pengiklan. Sebenarnya proses mendaftarnya sangat mudah, tapi untuk bisa diterima pada program PPC Google ini, Anda harus memperhatikan beberapa hal penting.
    Pelajari lebih lanjut cara mendaftar di Google Adsense
    Sebelum mendaftar, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal penting berikut ini agar peluang diterima lebih besar:
    1. Membuat Konten Yang Unik di Situs Anda
    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, originalitas sebuah ide atau konten di dalam website Anda adalah nilai penting bagi Google Adsense. Mereka memperhatikan apakah konten di dalam sebuah website bermanfaat bagi orang lain atau tidak.
    Sebenarnya konten-konten di internet itu banyak yang membahas topik yang sama. Namun, cara penyajiannya atau cara penulisannya yang berbeda. Misalnya, Anda menulis tentang “cara menanam bunga Mawar”, tentunya ada banyak konten di situs lain yang membahas tentang ini. Namun, cara menuliskan konten dan cara menyajikannya di blog Anda pasti berbeda dengan konten di blog orang lain. Nah, kalau konten Anda adalah hasil copy paste dari sumber lain, kemungkinan besar situs Anda tidak akan disetujui untuk ikut program PPC Google Adsense.
    2. Perhatikan Umur Situs Yang Didaftarkan
    Sebaiknya jangan terlalu terburu-buru untuk mendaftarkan blog Anda untuk Google Adsense karena mereka memperhatikan umur website, jumlah konten, jumlah pengunjung, page view, dan lain-lain. Bila Anda saat ini memiliki blog yang sudah berumur 6 bulan, sudah diisi banyak konten, dan memiliki unique visitor yang stabil, ini bisa meyakinkan pihak Google Adsense bahwa blog Anda adalah tempat yang baik untuk memasang iklan.
    3. Perhatikan Jumlah Konten Di Website/ Blog Anda
    Jumlah konten adalah salah satu faktor penting agar diterima di Google Adsense. Saya kurang yakin berapa jumlah konten minimun di dalam sebuah website agar bisa diterima, tapi menurut saya pribadi akan lebih mudah diterima bila website kita memiliki banyak konten. Saya pribadi menyarankan untuk membuat minimal 60 konten artikel sebelum mendaftar di Google Adsense.
    Untuk situs berbentuk blog, sebaiknya Anda rajin meng-update konten di dalam blog Anda karena ini bisa mempengaruhi penilaian dari pihak Google. Blog yang sering di-update oleh pemiliknya tentunya akan memiliki peluang lebih baik diterima oleh Google Adsense dibandingkan dengan blog yang jarang sekali di-update.
    4. Gunakan Blogger.com atau YouTube.com
    Nah, ini sangat penting untuk kita perhatikan. Jika Anda sudah memiliki domain dan hosting sendiri, maka peluang untuk diterima oleh Google Adsense akan lebih besar, tentunya dengan memperhatikan poin-poin sebelumnya. Namun, jika Anda ingin menggunakan domain & hosting gratis, dan ingin menjadi publisher Google Adsense, maka sebaiknya Anda menggunakan Blogger.com.
    Google Adsense tidak bisa dipasang pada blog yang dibuat dengan WordPress.com, baik itu subdomain di WordPress ataupun domain sendiri yang menggunakan free hosting di WordPress. Ini adalah kebijakan (TOS) dari pihak WordPress.com sendiri, bisa dibaca di sinihttp://daftargoogleadsenenseindonesia.blogspot.com/. Blogger.com adalah layanan blog gratis yang diberikan oleh pihak Google. Tentunya ini keuntungan tersendiri bagi mereka yang menggunakannya karena selama ini pihak Google selalu memberikan kesempatan pada para pengguna Blogger.com untuk memonetize blog mereka dengan program Google Adsense.
    Jika Anda tidak ingin membuat blog, masih ada cara lain, yaitu melalui YouTube.com. Tentunya Anda harus punya beberapa konten video original yang di-upload ke YouTube.com. Video ini harus memiliki views yang cukup banyak agar bisa diterima di program Google Adsense.
    5. Informasi Pendukung
    Ada baiknya situs Anda dilengkapi dengan halaman informasi pendukung, misalnya halaman About, Privacy Policy, Kontak, TOS. Ini akan membuat situs Anda terlihat serius dan memperhatikan pengunjung blog Anda.
    Pelajari lebih lanjut cara mendaftar di Google Adsense
    Konten yang Anda buat tidak harus “luar biasa” agar diterima oleh Google Adsense. Yang terpenting adalah menyajikan konten yang bermanfaat bagi orang lain dan tentunya ditulis dengan cara yang unik, bukan hasil meng-copy konten orang lain. Ada banyak blogger yang memiliki penghasilan rutin dari iklan Google Adsense di blog mereka, mulai dari ratusan hingga ribuan dollar per bulan. Nah, kalau Anda ingin memonitize website/ blog Anda dengan cara memasang iklan, Google Adsense salah satu program PPC yang harus Anda pertimbangkan.